Mengenal dan memahami masyarakat dan budaya

Senin, 15 Juni 2015

ANTROPOLOGI


BAB VI

KERAGAMAN AGAMA/ RELIGI/ KEPERCAYAAN DI INDONESIA
A.    PENGERTIAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN
1.      Pengertian Agama
·         Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan.
·         Anthony F.C, agama adalah seperangkat upacara yang diberi rasionalisasi mitos, dan yang menggerakkan kekuatan supernatural dengan maksud untuk mancapai atau menghindarkan
·         Koentjoronigrat: agama adalah kepercayaan yang dimiliki oleh setiap manusia dalam mencapai kehidupan yang nyaman baik secara spiritual maupun jasmani
2.      Unsur-unsur agama
·         Emosi keagamaan yang menyebabkan manusia menjadi religius.
·         Sistem kepercayaan  yang mengandung keyakinan serta bayangan-bayangan manusia tentang sifat-sifat Tuhan serta tentang wujud dari alam gaib.
·         Sistem upacara religius  yang bertujuan  mencari hubungan manusia dengan Tuhan, dewa-dewa, atau makhluk-makhluk halus yang mendiami alam gaib.
·         Kelompok-kelompok religius atau kesatuan-kesatuan sosial yang menganut sistem kepercayaan dan yang melakukan upacara-upacara religius.
3.      Pengertian kepercayaan
  Kepercayaan = keyakinan
  Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai  kebenaran . Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran

B.     FUNGSI AGAMA
  Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok
  Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia.
  Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah
  Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan
  Pedoman perasaan keyakinan
  Pedoman keberadaan
  Pengungkapan estetika (keindahan)
  Pedoman rekreasi dan hiburan
  Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama.
  Melindungi umatnya


C.     PERBEDAAN ANTARA AGAMA DAN KEPERCAYAAN

AGAMA
KEPERCAYAAN
  Menuntun umatnya agar memiliki kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
  Memiliki guru besar atau disebut juga Nabi.
  Memiliki suatu ajaran bagaimana untuk menuju jalan kebenaran.
  Memiliki umat yang mengakui kebenaran ajarannya.
  Tidak akan pudar karena waktu atau dapat dibuktikan kebenarannya karena waktu.
  Memiliki dogma-dogma atau ajaran yang baku dan mengikat penganutnya
  Terdapat lembaga tertentu yang mengatur tata tertib anggota dan umatnya
  Terdapat upacara-upacara atau ritual-ritual tertentu
  Memiliki Obyek.
  Bersifat Subyektif atau Penilaian diri sendiri.
  Bersifat tidak tetap.
  Tidak memilik dogma-dogma atau ajaran yang baku dan mengikat penganutnya
  Tidak berbentuk lembaga
  Tidak ada pemimpin struktural yang menjadi pemimpin umat
  Tidak terdapat upacara-upacara atau ritual-ritual tertentu

D.    AGAMA WAHYU DAN AGAMA BUMI
1.      Agama wahyu
a.       Pengertian
Agama wahyu disebut juga sebagai agama universal yaitu agama yang hampir sebagian masyarakat di dunia mengikutinya. Agama wahyu adalah agama yang bersumber dari wahyu Tuhan yang dikabarkan oleh manusia yang dipercaya sebagai utusan Tuhan. Utusan Tuhan ini biasanya disebut sebagai Nabi. Wahyu yang dimaksud adalah perkataan tuhan yang disampaikan kepada manusia untuk disampaikan ke umat manusia agar tercipta ketenangan hidup. Agama yang berkembang didunia ada beberapa macam diantaranya, Islam, Kristen, Katolik, dan Yahudi.
b.      Ciri-ciri agama wahyu:
1)      Percaya adanya Tuhan yang menciptakan dan menguasai alam semesta.
2)      Adanya pedoman untuk menjalani keagamaan yaitu kitab suci.
3)      Kebenaran yang dinyakini adalah mutlak.
4)      Isi ajarannya adalah perintah keagamaan dan larangan keagamaan
2.      Agama bumi
a.       Pengertian
Agama bumi adalah suatu kepercayaan yang bersumber pada kekuatan alam dan bumi. Orang yang menanut agama bumi percaya bahwa di alam ada kekuatan yang dapat mengatur dan menentukan kehidupan.
b.      Ciri-ciri agama bumi
1)      Kepercayaan terhadap benda-benda yang memiliki kekuatan diluar batas kemampuan manusia.
2)      Pengikutnya adalah masyarakat yang tinggal di pedalaman yang masih memiliki pola berpikir yang sederhana.
3)      Dasar kepercayaannya adalah ajaran turun menurun dari para nenek moyangnya.
4)      Ajaran agama tidak terpisahkan dengan adat istiadat dan kebudayaan dari penduduk.
5)      Sesuatu yang disembah adalah dewa-dewi, roh-roh, ataupun kekuatan alam lainnya

E.     KEPERCAYAAN YANG BERKEMBANG DI INDONESIA
1.      Fetishisme
Adalah bentuk religi yang didasarkan pada kepercayaan akan adanya jiwa atau roh dalam benda-benda tertentu. Penganut kepercayaan ini melakukan aktivitas religius berupa pemujaan terhadap benda-benda tersebut.
2.      Animisme
Adalah bentuk religi yang didasarkan pada ke-percayaan bahwa alam sekitar manusia berdiam berbagai macam roh. Animatisme adalah bukan merupakan bentuk religi namun merupakan sistem kepercayaan bahwa benda-benda dan tumbuh-tumbuhan di sekeliling manusia itu memiliki jiwa dan bisa berpikir seperti manusia.
3.      Dinamisme
Adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris,patung, gunung, pohon besar, dll. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.
4.      Totemisme
Adalah kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan yang dianggap suci antara lain sapi, ular dan harimau
5.      Polytheisme
Adalah bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan kepada satu sistem yang luas dari dewa-dewa dan terdiri atas upacara-upacara guna memuja dewa-dewa tersebut.




EmoticonEmoticon